Ulasan Seputar Bidang Kerja Dokter Spesialis Radiologi

September 13, 2019

Ketika di rumah sakit, ada beberapa dokter yang bisa dipilih yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari dokter umum yang akan melayani pemeriksaan untuk pasien dan penyakit yang umum, hingga dokter spesialis yang mempunyai ilmu yang lebih rinci mengenai pemeriksaan pasien. Salah satu dokter spesialis yang bisa dipilih di rumah sakit adalah dokter spesialis radiologi. Dokter radiologi atau disebut dengan radiologis ini merupakan dokter spesialis yang pemeriksaannya di wilayan radiologi. Sehingga tugasnya adalah untuk mendeteksi, membantu mendiagnosis, mengobati penyakit dengan prosedur dari pencitraan. Sehingga dokter ini akan bisa mengetahui penyakit seorang pasien dari rontgen, USG, dan CT Scan yang dilakukan pada pasien.

Dokter ini mempunyai gelar dokter spesialis untuk radiologi atau Sp.Rad. Untuk mendapatkan gelar ini langkah yang harus dilalui adalah dengan menjadi dokte umum terlebih dahulu dan kemudian memilih program radiologi selama 7 semester. Untuk pemeriksaan yang akan dilakukan adalah dengan menggunakan radiasi dan memindai tubuh di bagian dalam. Hal tersebut akan mempunyai guna untuk mendeteksi dan juga langkah mengobati penyakit yang diderita oleh pasien.

Dokter radiologi ini mempunyai peran penting ketika akan mendeteksi penyakit yang diderita pasien. Sehingga dengan diagnosis yang dilakukan oleh spesialis radiologi akan dapat untuk langkah selanjutnya untuk mengobati pasien. Sehingga bedah, ortopedi, penyakit dalam, pulmonogi, kardiologi, THT, forensik, dan dokter lainnya akan menunggu hasil dari dokter radiologi terlebih dahulu. Pemeriksaan radiologi ini mempunyai alat yang berbeda dan disesuaikan dengan indikasi dan permintaan dokter yang merujuknya. Adapun untuk bidang utama dari ilmu kedokteran radiologi terbagi sebagai berikut ini:

1. Radiologi umum
Bidang radiologi yang pertama adalah radiologi umum atau radiologi diagnostik. Bidang ini melakukan pemeriksaan dan juga memberikan diagnosis untuk penyebab dan juga gejala penyakit yang dialami oleh pasien. Jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk memberikan diagnosisnya juga banyak seperti misalnya melakukan rontgen, USG, mamografi, CT scan, MRI, positron emission tomography, angiografi, fluoroskopi, PET scan, pencitraan nuklir, dan lainnya.

Untuk menghasilkan gambar yang lebih bagus sehingga mempunyai deteksi yang lebih baik, beberapa dokter akan menggunakan zat khusus yaitu zat kontras. Beberapa subspesialis dari radiologi umum adalah radiologi kepala dan leher, radiologi anak, radiologi payudara, radiologi saluran cerna, kedokteran nuklir, dan lainnya.

2. Radiologi intervensi
Jenis dokter radiologi selanjutnya adalah radiologi intervensi. Dokter spesialis ini menggunakan pencitraan untuk dapat memandu prosedur medis tertentu. Sehingga pencitraan akan dapat membantu dokter untuk memasang kateter yang akan menggunakan sayatan kecil dalam tubuh pasien untuk memasukkan instrumen tertentu. Pemeriksaan radiologi intervensi ini biasanya untuk pasien kanker dan juga tumor, pembuluh darah arteri dan vena yang mengalami penyumbatan, nyeri punggung, penyakit hati ginjal, gangguan saluran cerna, gangguan saluran kemih, dan juga masalah stroke. Properti yang dilakukan dalah dengan pemasangan ring pada pembuluh darah dan berbagai organ lainnya.

3. Radiologi onkologi
Dan ilmu terakhir untuk dokter spesialis radiologi adalah radiologi onkologi. Dokter di dalam bidang ini mempunyai tugas untuk meresepkan dan juga mengawasi rencana perawatan pasien kanker. Setiap pasien kanker yang sudah dalam stadium tertentu akan melakukan kemoterapi sebagai langkah untuk pencegahan dan penyembuhan kanker. Sehingga dokter ini akan mengawasi perawatan yang dilakukan ketika pasien melakukan radiasi atau radioterapi. Sehingga nantinya pasien akan mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan yang dibutuhkan agar kondisinya semakin baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+