3 Cara Mudah untuk Menjaga Kerapihan Isi Lemari Pakaian Anak

Menjadi orangtua, terutama menjadi seorang ibu menjadi hal yang membahagiakan dan menyenangkan. Akan tetapi, tidak dipungkiri jika rutinitas harian seringkali membuat Anda merasa lelah. Memasak, membersihkan rumah, dan mengurus anak hingga menemani anak bermain tidak bisa dibilang mudah. Tidak hanya itu saja, Anda mungkin juga masih harus mencuci dan merapikan pakaian maupun celana anak cowok.

Beruntung apabila Anda memiliki kemampuan finansial yang stabil, dimana Anda bisa mengalokasikan sebagian anggaran rumah tangga untuk membayar jasa Asisten Rumah Tangga (ART). ART akan membantu meringankan pekerjaan rumah Anda, termasuk dalam hal mencuci, menyetrika atau merapikan pakaian. Namun, bagi Anda dengan keuangan pas-pasan tentu tidak ada pilihan lain selain harus mengurus rumah seorang diri kala suami tengah bekerja.

Merapikan Lemari Pakaian Anak

Meski begitu Anda tidak perlu khawatir, dengan teknik yang tepat, Anda akan lebih mudah dalam merapikan isi lemari pakaian anak. Bagaimana caranya, ya? Simak ulasan berikut.

1.     Kelompokkan jenis pakaian

Untuk memudahkan saat memilih atau mengambil pakaian, Anda bisa mengelompokkan jenis pakaian terlebih dulu. Pisahkan mana pakaian atasan dan mana bawahan. Pisahkan juga jenis pakaian yang dipakai sehari-hari dan pakaian yang dipakai saat acara formal.

Menyusun pakaian berdasarkan jenis pakaian yang sering dikenakan dan tidak juga akan membantu menjaga kerapihan isi lemari pakaian anak.

2.     Siapkan storage box atau kotak penyimpanan

Umumnya lemari pakaian sudah dilengkapi dengan sekat-sekat yang membagi lemari menjadi beberapa ruang. Namun untuk hasil yang lebih maksimal, tidak ada salahnya apabila Anda memanfaatkan storage box. Kotak penyimpanan ini akan memudahkan Anda menyimpan pakaian anak sesuai kategori atau jenisnya.

Misal untuk kotak warna biru Anda gunakan untuk menyimpan pakaian yang masih sering dikenakan anak. Lalu kotak warna merah untuk menyimpan celana anak cowok yang masih sering dikenakan. Kemudian kotak warna hitam bisa digunakan untuk menyimpan pakaian atasan dan bawahan yang jarang dikenakan, dan lainnya.

3.     Sisakan ruang untuk menggantung pakaian

Tidak semua pakaian anak bisa tetap rapi ketika dilipat. Jadi, sebaiknya Anda menyisakan ruang dalam lemari untuk menggantung pakaian anak. Pilih pakaian yang bahannya mudah kusut untuk kemudian gantung dengan hanger. Biasanya, pakaian yang digantung ini bisa berupa seragam sekolah atau jaket.

Demikianlah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kerapihan isi lemari pakaian anak. Apabila anak sudah bisa diajak kompromi, Anda bisa melibatkan anak dalam proses merapikan dan menyimpan pakaiannya. Ajari anak cara melipat pakaian dan celana anak Kabupaten Bekasi, serta tunjukkan ruang-ruang mana yang akan digunakan untuk menyimpan pakaian mereka. Dengan begitu lambat laun anak akan terbiasa menjaga kerapihan isi lemarinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *